You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pengerjaan Inlet Sodetan Ciliwung-KBT Ditargetkan Dimulai Awal November
photo Doc - Beritajakarta.id

Pengerjaan Inlet Sodetan Ciliwung-KBT Ditargetkan Awal November

Rencana pengerjaan proyek sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT) kembali disosialisasikan kepada warga di tiga RW di Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (16/9). Sosialisasi dilakukan terkait lahan dan bangunan warga yang terdampak pembangunan. Sebab, direncanakan pengerjaan bagian inlet sodetan akan mulai dilaksanakan awal November mendatang.

Kita berharap, awal November nanti pengerjaan inlet tak lagi tertunda

Terhadap lahan dan bangunan terdampak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan kebijakan sesuai dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014. Yakni, lahan warga maupun institusi yang bersertifikat akan dilakukan penggantian.

Oktober, Warga Bidara Cina Direlokasi

Kemudian terhadap warga yang bermukim di atas lahan milik Pemprov DKI akan diberikan relokasi. Sedangkan warga yang bermukim di atas lahan milik Jiwa Sraya dan seorang pemilik atas nama Hengki, akan diupayakan penggantian bangunan dari pemilik lahan.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Asbang LH) Jakarta Timur, Syofian Taher mengatakan, sosialisasi diberikan kepada warga yang sudah dibuat peta bidangnya. Dari data yang dimiliki pihaknya, ada 95 bangunan yang tersebar di RT 07/14 sebanyak 47 bangunan dan 48 bangunan di RT 06/05, Kelurahan Bidara Cina.

"Untuk yang di RW 05, ada dua warga yang memiliki sertifikat pecahan dari sertifikat Jiwa Sraya. Terhadap mereka penanganannya berbeda," ujar Syofian.

Selain 95 bidang bangunan yang sudah diinventarisir, Syofian menyebutkan, ada sekitar 200 bangunan lain di RW 04 yang belum diinventarisir. Selama ini, warga menolak pengukuran sehingga tidak dapat dibuat peta bidangnya.

"Saya juga harapannya bisa memberikan ganti untung pada warga. Tapi Pemprov DKI Jakarta terikat aturan yang tidak memperbolehkan memberikan penggantian terhadap bangunan di atas lahan pemerintah sehingga kita tawarkan relokasi," papar Syofian.

Pejabat Pembuat Komitmen Sungai dan Pantai Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), Fikri menambahkan, sebelumnya pengerjaan ditargetkan rampung pada April 2015 lalu. Namun karena melihat kendala, pihaknya terpaksa memundurkan tenggat hingga akhir 2015 ini.

"Sulit bagi kita untuk menunda lagi pengerjaan. Kita berharap, awal November nanti pengerjaan inlet tak lagi tertunda," tegas Fikri.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2027 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1062 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye894 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye812 personAldi Geri Lumban Tobing